
InJourney Perkuat Fondasi Ekosistem Hijau demi Indonesia Bebas Emisi. Sumber. liputan6.com
InJourney mempertegas komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menargetkan pengurangan emisi karbon hingga 4.000 ton pada tahun ini. Upaya tersebut dilakukan melalui implementasi berbagai strategi hijau, mulai dari pemasangan panel surya di sejumlah fasilitas, penggunaan kendaraan listrik (EV), hingga program penanaman mangrove secara masif sebagai bagian dari langkah dekarbonisasi.
Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Teknik Pertambangan, semester sembilan, Adelia Ghaisani menuturkan, mahasiswa dapat berkontribusi secara konkret, dalam menekan polusi udara. Mengoptimalkan penggunaan Bus Listrik (Bilis) di kampus, sebagai bentuk dukungan terhadap pemanfaatan energi surya dan pelestarian mangrove merupakan solusi alami yang efektif.
“Penggunaan panel surya dan konservasi mangrove adalah solusi alami yang efektif untuk mengurangi polusi. Mahasiswa bisa memberi dukungan nyata melalui aksi sederhana, seperti memaksimalkan fasilitas bus listrik di kampus,” tuturnya.
Mahasiswa Fakultas Ushuluddin (FU), jurusan Studi Agama-Agama (SAA), semester tujuh, Septi Aqila menjelaskan, program ini sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Mulai dari perubahan gaya hidup seperti, beralih ke transportasi umum, menggunakan mobil listrik, dan membiasakan diri berjalan kaki menjadi kunci utama terciptanya ekosistem yang bersih.
”Keberhasilan menjaga atmosfer bumi dari pemanasan global, sangat memerlukan dukungan masyarakat. Hal ini juga dilakukan melalui langkah nyata, seperti menggunakan mobil listrik atau transportasi umum, karena integrasi teknologi dalam program InJourney bertujuan menciptakan lingkungan yang jauh lebih sehat bagi kita semua,” jelasnya.
(Syadwiena Rayapuan Aglanafaira)





