
Nasaruddin Umar ingin MABIMS dikembangkan menjadi program yang berkelanjutan. sumber. detik.com
Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, pada Senin (2/11) mendorong pertemuan Menteri Agama negara anggota MABIMS, yang meliputi Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura, agar dikembangkan menjadi program yang berkelanjutan. Bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antarnegara, dalam mengembangkan kehidupan keagamaan dan membangun masyarakat Islam yang berkeadaban atau Khairu Ummah.
Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Kimia, semester tiga, Ashar Hidayah mengungkapkan, kerja sama MABIMS memiliki potensi besar dalam membuka peluang beasiswa maupun pertukaran pelajar antarnegara anggota, sehingga mahasiswa dapat merasakan dampaknya.
“Kampus harus lebih aktif memberikan informasi dan membuka akses bagi mahasiswa dalam pembelajaran. Jangan sampai kerja sama internasional hanya diketahui oleh pihak kampus atau kalangan tertentu saja,” ungkapnya.
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Hukum Keluarga (HK), Husniyah Barroh menuturkan, pendidikan Islam antarnegara MABIMS memiliki latar belakang yang beragam. Oleh karena itu, diskusi antar mahasiswa lintas negara sangat efektif untuk menambah wawasan.
“Harapannya, program ini bisa dilibatkan kepada mahasiswa, sehingga terdapat seperti program pertukaran mahasiswa dan beasiswa yang dapat dirasakan manfaatnya secara luas dalam kerja sama,” tuturnya.
(Muhammad Hasbi Mukhtar)





