Tuntutan Finansial Meningkat, GEKRAFS Dorong Kreativitas Jadi Bernilai Ekonomi

Hobi anak muda dapat dijadikan nilai ekonomi untuk penghasilan tambahan. sumber. rri.co.id


Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS), pada Senin (19/10), mendorong anak muda ubah hobi menjadi karya kreatif bernilai ekonomi yang dapat membuka peluang usaha. Upaya ini dapat menjadi alternatif untuk menambah pemasukan dan meningkatkan kemandirian finansial mahasiswa di tengah meningkatnya kebutuhan hidup, dengan memanfaatkan minat dan keterampilannya.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), jurusan Akuntansi, semester tujuh, Rhefo mengungkapkan, ragamnya kreativitas anak muda di era sekarang dan peluang di lingkungan sekitar, dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan karya yang bernilai ekonomi.

“Sekarang banyak anak muda semakin kreatif, ditambah banyak peluang yang ada di sekitar kita. Jadi, mahasiswa tinggal memanfaatkan peluang yang ada dan konsisten untuk menjalani agar dapat mengembangkan hobinya,” ungkapnya.

Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Matematika, Muhammad Nabil Rajaban mengatakan, kendala mengubah hobi menjadi sumber penghasilan berasal dari individu, yang tidak semuanya ingin menjadikan hobi sebagai produk yang diperjualbelikan.

“Hobi itu sesuatu yang personal, sesuatu yang personal belum tentu memiliki nilai jual. Namun, kalau memang ingin menjadikannya bernilai ekonomi, perlu ada keinginan dari diri sendiri untuk mengembangkan hobi itu menjadi sesuatu yang bisa dijual,” katanya. 

(Jiddan Akrom Ramadhan)

Jiddan Akrom Ramadhan
Jiddan Akrom Ramadhan
Articles: 74

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *