Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Hidupkan Nilai Persatuan dan Kesetaraan

Hari Sumpah Pemuda bukan hanya seremonial upacara semata. sumber. kompas.com


Mahkamah Konstitusi (MK), pada Rabu (28/10), menggelar upacara peringatan hari Sumpah Pemuda. Sigit Purnomo menegaskan, 98 tahun lalu, para pemuda Indonesia berikrar untuk menyatukan perbedaan dan memperjuangkan persatuan bangsa. Maka, hari ini semangat itu harus terus hidup dalam karakter setiap generasi penerus bangsa.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, jurusan Kesejahteraan Sosial (KESSOS), semester tiga, Nafisa Naira Hidayat menuturkan, persatuan dan solidaritas dalam lingkungan kampus sudah mulai diterapkan melalui kerja kelompok, organisasi, dan berbagai kegiatan yang mempertemukan mahasiswa dari latar belakang berbeda.

“Sebenarnya, kesempatan di kampus selalu ada, namun aksesnya belum tentu merata. Mahasiswa yang punya banyak koneksi akan lebih mudah mendapat informasi dan peluang, sehingga organisasi kampus perlu lebih terbuka dan memberi kesempatan setara,” tuturnya.

Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum, jurusan Hukum Tata Negara (HTN), semester tiga, Rizka Fathiha Azzara menjelaskan, kampus perlu menyediakan ruang pengaduan yang aman dan dapat ditindaklanjuti bagi mahasiswa yang mengalami pengucilan. Selain itu, organisasi mahasiswa harus lebih terbuka dalam menyebarkan informasi dan merekrut anggota. 

“Dari sisi mahasiswa, kita perlu mulai membiasakan diri untuk melibatkan orang lain, terutama mereka yang sering tidak punya ruang untuk bersuara. Jadi, tanggung jawab menjaga persatuan bukan hanya di pihak kampus, tapi kita sebagai mahasiswa,” ungkapnya.

(Selgy Deswita Isnaini)

Selgy Deswita Isnaini
Selgy Deswita Isnaini
Articles: 71

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *