
BNPP bahas penguatan ekonomi daerah perbatasan Indonesia-Malaysia. sumber. tempo.co
Badan Nasional Penguatan Perbatasan (BNPP) RI, membahas penguatan ekonomi di daerah perbatasan. Menteri dalam negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menyampaikan, kawasan perbatasan perlu dikembangkan sebagai bagian dari pertumbuhan ekonomi nasional. Penguatan ekonomi di daerah perbatasan dibahas guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, lewat forum Indonesia Border Partnership Coffee Morning.
Mahasiswa Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI), jurusan Dirasat Islamiyah, semester tujuh, Farhah Kamilah menuturkan, perdagangan antar negara dapat membuka peluang besar bagi masyarakat, terutama anak muda yang tinggal di daerah tersebut.
“Namun, persaingan budaya dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal dapat terjadi, karena banyak turis yang masih tertukar antara budaya Indonesia dan budaya Malaysia yang masih sering keliru,” tuturnya.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), semester tiga, Intan Hayati Namora Suti Bintang menjelaskan, adanya kerja sama ini, pendapatan masyarakat dapat meningkat. Sehingga akses terhadap barang lebih mudah dan kegiatan ekonomi di daerah perbatasan berkembang.
“Harapannya, kerja sama ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang merata bagi masyarakat perbatasan secara luas bukan hanya sekedar memperkuat peranan ekonomi antar negara, melainkan ikatan persaudaraan,” jelasnya.
(Shakila Najla Azzahra Ramadhani)





