Tinggalkan Stigma Sosial, PPAPP Dorong Layanan Konseling Lewat PIK-R  

Potret pelaksanaan workshop “Tentang Kita” yang digelar oleh PPAPP. sumber. instagram@ppapp.jakbar


Pada Kamis (20/8), Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP), perkuat peran Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R). Bertujuan sebagai wadah peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengatasi isu remaja, sebab masih banyak tantangan remaja yang tidak ingin berkonsultasi akibat tekanan sosial.

Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Hukum Pidana Islam (HPI), semester enam, Rendy Setiawan menuturkan, anak muda yang sulit memanfaatkan layanan konseling tidak hanya dipicu oleh faktor tekanan sosial, melainkan akibat rendahnya tingkat kepercayaan mereka terhadap para konselor yang bertugas.

“Fasilitas konseling seharusnya menjadi ruang yang lebih ramah dan inklusif, sehingga mampu menumbuhkan rasa aman, memperkuat kepercayaan diri, dan secara efektif membimbing mereka keluar dari permasalahan psikologis maupun sosial yang dihadapi,” tuturnya.

​Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI), semester empat, Suci Nurbaiti menjelaskan, rendahnya kesadaran publik yang menganggap bahwa pergi ke konseling hanya diperuntukkan bagi masalah berat, padahal persoalan sekecil apa pun tetap membutuhkan pendampingan profesional.

“Stigma negatif menjadi hambatan untuk mencari pertolongan, sehingga pemanfaatan pendekatan edukatif seperti kampanye kreatif bersama para influencer diperlukan agar layanan konseling dipandang sebagai ruang aman untuk pemulihan mental,” jelasnya.

(Shakila Najla Azzahra Ramadhani)                

Shakila Najla Azzahra Ramadhani
Shakila Najla Azzahra Ramadhani
Articles: 48

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *