
Dekopin dalam hari koperasi nasional, targetkan gen-z melakukan regenerasi. sumber. zetizens.id
Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), melakukan regenerasi gerakan koperasi dengan menyasar gen-z sebagai target utama, melalui integrasi pendekatan digital dan pengembangan bisnis kreatif. Dekopin berupaya mewujudkan wajah koperasi menjadi lebih kekinian dan adaptif, terhadap perkembangan zaman dengan melibatkan generasi muda.
Salah satu anggota Koperasi Mahasiswa (Kopma) Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Zachir Ihsan Adzka menyatakan, adanya kesalahpahaman umum mahasiswa yang hanya memandang koperasi sebagai unit usaha konvensional, padahal menawarkan beragam divisi yang mampu menunjang karier masa depan seperti perencanaan bisnis dan desain grafis.
“Dekopin harus lebih masif mensosialisasikan benefit atau nilai tambah bergabung dalam koperasi, sehingga bisa membangun persepsi bahwa koperasi adalah wadah pengembangan diri yang sangat positif dan relevan bagi anak muda,” katanya.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), semester empat, Frydza Raffa Amalia menjelaskan, transformasi digital menjadi kunci agar koperasi bisa relevan dengan ekosistem gaya hidup gen-z saat ini, sehingga mampu berinteraksi dengan generasi muda.
“Saya sangat berharap Dekopin dapat lebih kreatif, dengan cara memproduksi konten audio visual yang estetik dan interaktif. Sehingga melalui platform digital dan aplikasi yang mudah diakses, saya yakin minat generasi kita untuk terlibat aktif di dunia koperasi akan meningkat,” jelasnya.
(Shakila Najla Azzahra Ramadhani)





