
Teuku Riefky Harsya mendorong ekonomi kreatif berbasis digital. Sumber. ekraf.go.id
Menteri Ekonomi Kreatif (MENEKRAF), Teuku Riefky Harsya mengungkapkan strategi pemerintah mengatasi angka pengangguran, dengan mendorong transformasi ke sektor ekonomi kreatif berbasis digital. Melalui optimalisasi ekosistem digital, hal tersebut memaksimalkan potensi kreatifitas anak muda agar lebih kompetitif di era teknologi.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Kesejahteraan Sosial (KESSOS), semester delapan, Afifah Ghina Rahmani menjelaskan, implementasi sektor ekonomi digital bagi anak muda, masih terhalang oleh keterbatasan kompetensi individu. Maka, pemerintah perlu menghadirkan pelatihan yang konkret dan tidak sekedar wacana.
“Bagi generasi muda, menjadi affiliator di era sekarang adalah suatu kemudahan. Tetapi ada tantangan yang di hadapi yaitu, perihal menjaga konsistensi dan manajemen waktu untuk generasi muda mempertahankan usahanya,” jelasnya.
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Perbandingan Mazhab (PM), semester enam, Muhammad Rahmad Hidayatulloh menuturkan, kebijakan tersebut relevan dengan gaya hidup mahasiswa sekarang, yang tidak bisa lepas dari media sosial. Setelah kuliah, affiliator bisa menjadi pilihan bagi mahasiswa.
“Potensi penghasilan yang menjanjikan, membuat profesi afiliator menjadi peluang karier yang sangat realistis. Di era kekhawatiran sulit mendapat pekerjaan, pilihan tersebut menjadi pekerjaan tetap bagi mahasiswa yang digitalable,” tuturnya.
(Muhammad Hasbi Mukhtar)





