
Sely Andriany Gantina tegaskan pembentukan timsus guna evaluasi data desil. sumber. SinPo.id
Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Sely Andriany Gantina, menegaskan pemerintah untuk segera membentuk tim khusus (timsus) guna melakukan evaluasi menyeluruh terhadap data desil. Langkah ini sangat penting untuk melindungi hak masyarakat kurang mampu, agar tetap mendapat subsidi tepat sasaran tanpa ada yang dirugikan akibat validitas data yang keliru.
Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Agribisnis, semester sepuluh, Nadiatul Annisa menyatakan, kekeliruan dalam pengelolaan data desil berpotensi membuat program bantuan pendidikan menjadi salah sasaran, sehingga anak-anak dari keluarga kurang mampu terancam kehilangan kesempatan mengenyam bangku kuliah.
“Kami sangat menyayangkan jika validitas data ini terus dibiarkan, karena dampaknya langsung dirasakan oleh mahasiswa dari kalangan prasejahtera yang berjuang ingin mengubah nasib keluarganya melalui pendidikan tinggi,” katanya.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), semester empat, Dika Saputra menuturkan, tata kelola birokrasi dalam sistem pendataan rentan disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab, sehingga pendekatan langsung kepada masyarakat merupakan solusi paling efektif.
“Maka pemerintah perlu melibatkan lembaga kemasyarakatan secara aktif untuk turun langsung memverifikasi kondisi nyata warga, agar subsidi yang disalurkan benar-benar sampai di tangan yang tepat sasaran,” tuturnya.
(Syadwiena Rayapuan Aglanafaira)





