Perluas Ruang Literasi, Menekraf Dorong Penguatan Library Cafe

Inovasi kuliner-penerbitan membuka nilai tambah bagi ruang ekonomi kreatif. sumber.klikwarta.com


Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya, mendorong penguatan kolaborasi antara subsektor kuliner dan penerbitan melalui penerapan konsep library-cafe. Bertujuan guna meningkatkan nilai ekonomi kreatif dan memperluas ruang literasi masyarakat, yang mampu menjadi daya tarik baru bagi publik untuk menikmati wisata kuliner sambil membaca buku di ruang publik yang inspiratif.

Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Hukum Keluarga (HK), semester sepuluh, Ahmad Syibli Hakim Suminggar Supriyadi menyatakan, pentingnya peningkatan sosialisasi dan publikasi agar inovasi dikenal luas, seperti penyusunan jadwal forum diskusi yang terstruktur guna menarik minat mahasiswa agar aktif berkunjung.

“Menurut saya, kampus dan pengelola harus berani menghadirkan wadah interaktif seperti bedah buku rutin yang dikemas santai namun berbobot, karena mahasiswa jauh lebih tertarik pada ruang publik yang tidak hanya menawarkan kenyamanan fisik,” katanya.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), semester empat, Akbar Zaki Hidayatullah menjelaskan, ketersediaan fasilitas membaca, mampu meningkatkan minat baca mahasiswa. Suasana yang kondusif dapat menciptakan ruang yang ramah bagi pengunjung untuk berlama-lama mendalami literatur.

“Kami sangat mendambakan cafe yang ramah literasi karena kenyamanan tempat duduk, pencahayaan yang pas, dan suasana yang tidak terlalu bising sangat membantu kami dalam merumuskan ide-ide untuk organisasi maupun tugas perkuliahan,” jelasnya.

(Muhammad Raffa Al Farezzy)

Muhammad Raffa Al Farezzy
Muhammad Raffa Al Farezzy
Articles: 51

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *