
Kemenkraf dorong produk Indonesia tembus pasar internasional. sumber. ekraf.go.id
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf), resmi memperluas akses produk kuliner lokal ke pasar internasional melalui program unggulannya, S-Rasa. Pada Kamis (30/7), langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), agar mampu menembus rantai pasok global, sekaligus memperkenalkan kekayaan serta kelezatan kuliner Nusantara secara lebih luas kepada masyarakat mancanegara.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Jurnalistik, semester delapan, Surya Muniviandro Darmawan menjelaskan, program S-Rasa merupakan langkah positif dalam memperluas jangkauan promosi produk kuliner lokal ke kancah internasional.
“Program S-Rasa bukan sekadar soal jualan produk ke luar negeri, melainkan momentum besar untuk memperkenalkan identitas dan kebudayaan Indonesia melalui cita rasa kuliner yang autentik. Sehingga UMKM lokal kita memiliki daya saing yang kuat, sekaligus membuka peluang pasar ekspor yang jauh lebih luas,” jelasnya.
Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Teknik Informatika (TI), semester enam, Ali Ahmad Fadhlan menuturkan, upaya promosi produk kuliner lokal menuju pasar internasional merupakan inisiatif baik, namun masih belum cukup untuk menjamin kemajuan dan kesejahteraan seluruh UMKM secara merata.
”Promosi internasional itu penting, tetapi pemerintah tidak boleh berhenti di situ saja karena masih banyak UMKM pemula yang tertinggal. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan yang mencakup pelatihan digital, kemudahan sertifikasi produk, penguatan strategi branding, dan akses pembiayaan yang inklusif ,” tuturnya.
(Muhammad Raffa Al Farezzy)





