
Potret produk madu Q-UIN hasil riset FST UIN Jakarta. Sumber. Dok. Pribadi
Pada Rabu (1/7), Fakultas Sains dan Teknologi (FST) meluncurkan produk inovasi madu Q-UIN sebagai wujud hilirisasi riset hasil kolaborasi dengan mitra industri. Bertujuan untuk mengoptimalkan potensi penelitian akademis, agar hasilnya bisa dikomersialisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat.
Wakil dekan (Wadek) FST, La Ode Sumarlin menjelaskan, madu Q-UIN merupakan hasil dari riset panjang yang telah dikembangkan sejak tahun 2012, sebagai wujud komitmen kampus dalam menghadirkan produk inovatif hasil kolaborasi dengan dunia industri.
“Pengembangan ini bukan sekadar hasil penelitian di laboratorium, melainkan bukti konkret sinergi antara akademisi dan industri dapat menghasilkan produk berkualitas tinggi yang benar-benar memberi manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat,” jelasnya.
Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Teknik Informatika (TI), semester empat, Dhota Kaisaremaro Zako menyatakan, peluncuran produk madu Q-UIN membuka perspektif baru bagi sivitas akademika, bahwa hasil riset kampus memiliki potensi ekonomi dan nilai guna yang besar jika dikelola dengan serius.
“Keberhasilan hilirisasi riset ini sangat membanggakan bagi kami, karena menjadi bukti karya ilmiah mahasiswa dan dosen bisa bersaing di pasar. Selain itu, menjadi pemantik semangat bagi saya dan mahasiswa lainnya untuk lebih proaktif dalam melakukan inovasi penelitian,” katanya.
(Muhammad Raffa Al Farezzy)





