Gelar Diskusi Sudut Sintesa, DEMA FITK Refleksikan Nilai Sumpah Pemuda 

Pemaparan materi dalam Sudut Sintesa perkuat pemikiran kritis. Sumber. Dok. Pribadi


Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (DEMA FITK), menggelar diskusi publik Sudut Sintesa di Hall Student Center (SC), pada Rabu (28/10). Dengan tajuk “Menelusuri Jejak, Merajut Asa” kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan mengajak mahasiswa mengembangkan pemikiran kritis dalam menyikapi berbagai persoalan sosial dan politik melalui ruang diskusi terbuka. 

Ketua umum DEMA FITK, Ramdhan Adhitama mengungkapkan, forum ini dirancang guna mengakomodasi berbagai perspektif dan mengikis pola pikir apatis di kalangan mahasiswa. Oleh karena itu, esensi Sumpah Pemuda harus dimaknai dengan meneladani nilai dan prinsip perjuangan generasi terdahulu.

“Kami berharap mahasiswa mampu memaknai Hari Sumpah Pemuda tidak hanya dari sisi pragmatis. Pemikiran memang bisa disesuaikan dengan perkembangan zaman, tetapi asas dan prinsip dasarnya tidak boleh berubah,” ungkapnya.

Koordinator pusat BEM se-Indonesia (BSI) periode 2025–2026, Muzammil Ihsan menuturkan, semangat perjuangan pemuda harus diwujudkan melalui pengawalan isu strategis, salah satunya wacana pendidikan gratis. Selain itu, pentingnya menjaga independensi gerakan dalam merespons kebijakan publik.

“Keinginan pemerintah untuk memberi pendidikan gratis harus kita kawal bersama hingga tuntas melalui perubahan sistem pada Undang-Undang Sisdiknas. Di mana pun berada, idealisme untuk terus memperjuangkan hak rakyat harus tetap terjaga,” tuturnya.

(Muhammad Raffa Al Farezzy)

Muhammad Raffa Al Farezzy
Muhammad Raffa Al Farezzy
Articles: 71

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *