Kolaborasi Daur Ulang PTFI Ciptakan Nilai Ekonomi Masyarakat di Pesisir

Aksi nyata peserta melakukan pembersihan pada pesisir pantai. sumber. jawapos.com


Perseroan Terbatas Freeport Indonesia (PTFI), pada Selasa (30/6), menginisiasi program pengelolaan sampah pesisir berbasis ekonomi sirkular sebagai langkah menjaga kelestarian lingkungan. Melalui integrasi edukasi dan konsistensi pelaksanaan, inisiatif pengelolaan sampah dapat menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat pesisir di Indonesia.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Jurnalistik, semester 14, Muhammad Insan Khoir menuturkan, kunci efektivitas daur ulang sebagai penggerak ekonomi, terletak pada kedisiplinan jadwal dan sinergi antar sektor yang kuat.

“Agar daur ulang sampah bisa menjadi sumber ekonomi yang berkelanjutan dan efektif menjaga lingkungan, kita harus mengedepankan konsistensi manajemen dan kolaborasi, guna meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat maupun generasi muda,” tuturnya.

Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Perbandingan Mazhab (PM), semester delapan, Nur Muhammad Fadhil menyatakan, dampak positif inovasi daur ulang sampah terhadap peningkatan ekonomi warga lokal, sangat bergantung pada intensitas interaksi dengan masyarakat.

“Meski potensi ekonomi dari daur ulang sangat menjanjikan, kita tidak boleh melupakan aspek berupa sosialisasi dan pengawasan berkala, agar pemahaman generasi muda tentang pelestarian alam dapat meluas dan terinternalisasi dengan baik dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

(Jiddan Akrom Ramadhan)

Jiddan Akrom Ramadhan
Jiddan Akrom Ramadhan
Articles: 45

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *