
Potret moderator sedang berbincang, pada acara Workshop Creativefah Branding. Sumber. Dok. Pribadi
“Creativefah Branding” diselenggarakan Lembaga Otonom (LO) Creatifah, pada Selasa (21/4) di Fakultas Adab dan Humaniora (FAH). Membekali mahasiswa dengan strategi branding, kegiatan tersebut untuk memacu keberanian mahasiswa dalam memulai karya, sekaligus memberi pemahaman mengenai urgensi identitas visual melalui sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, hingga praktek langsung.
Ketua pelaksana Workshop Creativefah, Daffa Prabaswara Istanto menuturkan, agenda tahunan tersebut merupakan rangkaian LO Fest, yang dirancang untuk memperkuat strategi personal branding mahasiswa di ranah media sosial.
“Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai stimulus, agar mahasiswa tidak hanya sekadar aktif di dunia maya. Akan tetapi, mampu memanfaatkan platform digital tersebut, sebagai sarana pengembangan potensi diri, serta membangun portofolio kreatif yang profesional,” tuturnya.
Salah satu peserta Workshop Creativefah, Finannada Fatimatazzahra menjelaskan, konsistensi dan keteguhan sikap, merupakan kunci utama dalam menjaga eksistensi identitas digital seseorang di tengah arus informasi yang cepat.
“Bagi saya, tantangan terbesar dalam memulai personal branding adalah melawan rasa malu dan kurang percaya diri. Meski begitu, kita harus berani tetap berkarya tanpa perlu terpengaruh oleh komentar negatif orang lain demi mencapai progres yang berkelanjutan,” jelasnya.
(Jiddan Akrom Ramadhan)





