
BNN menerima audiensi dari pengurus Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) Sumber.elshinta.com
Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menerima kunjungan jajaran pengurus Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT). Guna memperkuat sinergi, menekan angka prevalensi narkotika dengan menekankan pentingnya kolaborasi kampanye berkelanjutan melalui media sosial. Hadir sebagai instrumen utama untuk melawan peredaran gelap narkoba, serta mengedukasi masyarakat secara lebih luas dan masif di era digital.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Manajemen Dakwah, semester delapan, Nai Gina Sonia mengungkapkan, keterlibatan mahasiswa sangat krusial dalam mentransformasi pesan kampanye anti narkoba. Dengan cara membuat konten edukatif yang kreatif, agar lebih efektif saat disebarkan secara luas melalui media sosial.
“Peran mahasiswa sangat penting dalam menjadi media kampanye, supaya pesan yang disampaikan dapat dikemas menjadi edukasi yang kreatif. Sehingga penyebaran informasi mengenai bahaya narkotika, bisa menjangkau audiens yang lebih luas,” ungkapnya.
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Hukum Pidana Islam (HPI), semester delapan, Fadhli Rizaldi menjelaskan, keterbatasan kampanye berbasis digital seringkali kalah bersaing dengan konten hiburan. Sehingga perlunya kolaborasi dengan metode sosialisasi langsung, untuk memperdalam pemahaman masyarakat.
“Kampanye tersebut belum sepenuhnya menjangkau semua kalangan, jika hanya berbasis media sosial. Sebab masyarakat cenderung lebih memilih unggahan hiburan, maka perlu di iringi dengan kampanye tatap muka guna mendapat pemahaman yang lebih mendalam,” jelasnya.
(Selgy Deswita Isnaini)





