
Menkomdigi Meutya Hafid pastikan alokasi anggaran 2025 untuk akses digital di wilayah 3T. Sumber. antaranews.com
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, memastikan serapan anggaran Kemkomdigi tahun 2025 akan diarahkan langsung untuk memperkuat akses digital masyarakat, terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Meutya menyebut, serapan anggaran ini mencerminkan upaya negara dalam menghadirkan akses layanan digital secara inklusif dan merata.
Mahasiswa Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI), Jurusan Dirasat Islamiyah, semester tiga, Zikra Dinael mengatakan, perluasan akses digital memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan internet, tetapi juga menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mengakses pendidikan, layanan kesehatan, dan peluang ekonomi.
“Keterbatasan akses digital di wilayah 3T sangat menyulitkan masyarakat dalam memperoleh informasi, mengikuti pembelajaran daring, serta memanfaatkan peluang ekonomi digital. Dengan akses digital yang memadai, masyarakat dapat berpartisipasi dengan setara terhadap perkembangan teknologi,” katanya.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), semester tiga, Shofwan Zidan mengungkapkan, akses digital memiliki tingkat urgensi yang sangat tinggi bagi masyarakat di wilayah 3T. Menurutnya, akses digital tidak hanya sekedar sarana hiburan, melainkan telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat modern.
“Yang lebih penting, penguatan akses digital harus diimbangi dengan peningkatan akses dasar lainnya. Ketersediaan listrik yang stabil menjadi syarat utama pemanfaatan teknologi digital. Selain itu, akses transportasi yang memadai juga sangat diperlukan agar aktivitas ekonomi digital dapat berjalan secara efektif,” ungkapnya.
(Mahendra Dewa Asmara)





