
Potret batu bara proyek grafisikasi dengan teknologi TRIG. sumber. kompas.com
Sejak awal Juli, Perseroan Terbatas Dana Anagata Nusantara (PT Danantara) Development Management Fun, menjalin kemitraan dengan Latitude Energy melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Fokus untuk mengembangkan proyek teknologi Integrated Gasification (TRIG), sebagai solusi meningkatkan nilai ekonomi batu bara berkalori rendah dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya energi nasional.
Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Agribisnis, semester enam, Destiana Raihan Afifa menuturkan, implementasi teknologi TRIG merupakan langkah penting yang dapat menjadi katalisator bagi kemandirian energi di Indonesia.
“Pemanfaatan teknologi TRIG sangat strategis karena mampu meningkatkan nilai ekonomi batu bara mentah yang sebelumnya kurang bernilai, menjadi komoditas yang jauh lebih berdaya bagi industri nasional,” tuturnya.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), semester empat, Irfan Fakhrul Arifin menyatakan, kekhawatiran bahwa ketergantungan pada proyek TRIG berpotensi menghambat transisi Indonesia, menuju sumber energi yang lebih ramah lingkungan.
“Pemerintah harus segera merumuskan target yang sangat spesifik dan terukur, agar ketergantungan jangka panjang tidak mematikan inovasi energi baru terbarukan dan menghambat komitmen kita dalam mencapai target net zero emission,” katanya.
(Selgy Deswita Isnaini)





