Ringankan Beban, Dana KJP dan KJMU Pastikan Keberlanjutan Pendidikan

Penyaluran KJP untuk melanjutkan perguruan tinggi secara gratis. Sumber. liputan6.com


Pemerintah Provinsi (PEMPROV) DKI Jakarta, Pramono Anung perkuat komitmen memutus rantai kemiskinan melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Kini menjadi tumpuan bagi ribuan siswa dan mahasiswa dari keluarga prasejahtera untuk tetap bisa mengakses pendidikan hingga bangku perguruan tinggi secara gratis.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA), semester 13, Habib Maulana Hidayatulloh menjelaskan, informasi mengenai bantuan pendidikan sudah tersebar luas di lingkungan kampus dan media sosial, tapi implementasinya masih terkendala oleh prosedur yang rumit dan distribusi informasi yang tidak merata. “Efektivitas program tersebut sangat bergantung pada penguatan sistem pendataan, serta sosialisasi yang lebih luas. Maka, penyaluran bantuan tersebut bisa benar-benar menjangkau mahasiswa yang membutuhkan tanpa hambatan administratif,” jelasnya.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), semester empat, Arsya Zafran mengungkapkan, bantuan seperti KJP dan KJMU sangat krusial menjamin keberlanjutan kuliah terutama untuk menutupi biaya pokok seperti UKT yang tergolong tinggi.

“Di sisi lain, tekanan finansial masih tersisa akibat biaya hidup, transportasi, serta kendala teknis dalam proses pencairan dana yang seringkali menghambat fokus belajar mahasiswa. Kendala tersebut harus diupayakan, agar bantuannya merata secara maksimal,” ungkapnya.

(Muhammad Raffa Al Farezzy)

Muhammad Raffa Al Farezzy
Muhammad Raffa Al Farezzy
Articles: 10

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *