Tetapkan Kuliah Fleksibel Selama Ramadan, Belajar Tetap Fokus dan Berkualitas

Perkuliahan fleksibel ditetapkan UIN Jakarta. Sumber. uinjkt.ac.id


Kebijakan baru yang diterbitkan melalui Surat Edaran Rektor UIN Jakarta, pada Senin (02/03) memberlakukan penyesuaian jam kerja dan perkuliahan fleksibel bagi seluruh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa selama bulan Ramadan. Demi menjamin kelancaran akademik, sekaligus mendukung kekhusyukan ibadah di lingkungan kampus. Maka, pihak universitas memberi wewenang kepada fakultas untuk mengatur teknis pembelajaran secara adaptif.

Mahasiswa Fakultas Ushuluddin (FU), jurusan Studi Agama-Agama (SAA), semester delapan, Astrie Bunga Febriana menjelaskan, penerapan kuliah daring selama Ramadan sangat membantu menjaga efisiensi energi, serta memberi fleksibilitas waktu untuk beribadah. Kebijakan tersebut cukup efektif memberi kemudahan bagi mahasiswa, menyeimbangkan sisi akademik dan spiritual.

“Meskipun kendala pengawasan masih belum maksimal, metode pembelajaran selama daring mungkin bisa diperkuat kembali agar mahasiswa bisa tetap fokus sepenuhnya pada materi kuliah,” jelasnya.

Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Sistem Informasi (SI), semester enam,  Al Fitri Yani menuturkan, pentingnya skema hybrid bagi jurusan yang memiliki ketergantungan tinggi, pada aktivitas laboratorium dan penggunaan peralatan teknis. Pengurangan durasi perkuliahan sejauh ini, tidak mengganggu pemahaman materi karena didukung sistem online yang adaptif.  

“Kedepannya, fasilitas pendukung saat perkuliahan hybrid perlu lebih dipersiapkan secara matang agar keterbatasan teknis tidak menghambat proses belajar mengajar bagi seluruh mahasiswa,” tuturnya.

(Muhammad Raffa Al Farezzy)

Muhammad Raffa Al Farezzy
Muhammad Raffa Al Farezzy
Articles: 9

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *