
Magang Nasional diberikan bagi seluruh mahasiswa Indonesia Sumber.publik.id
Menteri Ketenagakerjaan (MENAKER), Yassierli memperluas jangkauan Program Magang Nasional 2026, ke seluruh provinsi di Indonesia. Bertujuan memberi pemerataan akses pengalaman kerja, peningkatan kompetensi, serta jejaring profesional bagi mahasiswa di luar Pulau Jawa mulai tahun ini, agar memiliki daya saing yang setara di pasar kerja global.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), semester 14, Ersya Oktaviani mengungkapkan, tantangan terbesar mahasiswa saat ini adalah sulitnya menembus tempat magang, tanpa adanya rekomendasi resmi dari pihak kampus. Maka perlu adanya dukungan lebih dari kampus, untuk memperkuat program tersebut.
“Adanya dukungan kampus, serta mentoring berkualitas dari instansi sangat berpengaruh. Sehingga kesempatan magang, bisa tersedia secara lebih merata bagi seluruh mahasiswa tanpa adanya perasaan kebingungan mencari tempat magang,” ungkapnya.
Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), semester sepuluh, Akmal Rio Ferdian menjelaskan, Program Magang Nasional 2026 efektif mendorong pemerataan di luar Pulau Jawa, sebab memperluas jangkauan. Meski begitu, dampaknya bagi mahasiswa di wilayah Jawa sendiri dirasa belum terlalu signifikan terhadap pemerataannya.
“Program ini sebenarnya sangat bermanfaat bagi lulusan baru, untuk mendapatkan pengalaman kerja nyata. Sehingga dapat memperluas relasi profesional sebelum akhirnya dapat terjun ke dunia industri,” jelasnya.
(Jiddan Akrom Ramadhan)








