107.9 RDKFM

Kegigihan, Proses Egidia Indah Lestari Sebagai Duta UIN Jakarta 2025

Duta UIN Jakarta 2025, Egidia Indah Lestari Egidia Indah Lestari, adalah seorang mahasiswi aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), jurusan Manajemen. Beberapa waktu lalu pada Selasa (8/08), dirinya berhasil meraih kemenangan dengan menempatkan posisi pertama dalam Final Raya Pemilihan Duta UIN Jakarta 2025. Perjalanan hingga menoreh prestasi ini menjadi bukti nyata atas kesiapan dirinya dalam mengikuti ajang tersebut.  Baginya, menjadi Duta UIN Jakarta adalah sebuah mimpi sejak tahun 2024. Namun, mahasiswi semester 5 tersebut memiliki beberapa pertimbangan yang pada akhirnya memutuskan untuk mendaftarkan dirinya pada tahun 2025. Dengan dukungan penuh dari kedua orang tua, serta persiapan yang lebih matang dari tahun sebelumnya, membuat keputusannya semakin kuat untuk mengikuti proses seleksi Pemilihan Duta UIN Jakarta 2025. “Setelah melewati beberapa tahap seleksi yang panjang, mulai dari pengumpulan berkas, wawancara, tes minat dan bakat, public speaking, dan wicara publik. Jujur saya bersyukur sekali telah diberikan kemudahan untuk selalu lolos dari tahap demi tahap yang tidak mudah untuk saya lewati. Namun, saya selalu yakin memang tidak ada jalan yang mudah, tetapi dalam setiap jalan pasti ada kemudahan,” ujarnya. Menurutnya, segala momen dalam ajang Pemilihan Duta UIN Jakarta 2025 tidak ada yang bisa dilupakan. Namun, ada satu momen yang sangat berkesan ketika dirinya mengalami gangguan tenggorokan pada saat menjelang tes minat dan bakat. Gangguan itu membuatnya sangat kesulitan untuk berbicara. Berbagai cara telah dilakukan untuk meredakan gangguannya tetapi hal tersebut sia-sia.  “Selain itu, tantangan terbesar yang muncul ketika melewati tahap demi tahap adalah overthinking sendiri. Setiap selesai seleksi, saya selalu merenung apakah saya siap untuk gagal jika tidak menjadi pemenang. Dan pada akhirnya saya berfikir, ketika kita siap untuk berhasil, maka kita juga harus siap untuk gagal. Karena kegagalan adalah bagian dari proses,” jelasnya. Menjadi Duta UIN Jakarta adalah menjadi representasi dari UIN itu sendiri. Oleh karena itu, dirinnya sangat ingin berkontribusi penuh untuk kampus, serta bisa membawa semangat dan dampak positif kepada seluruh sivitas akademis dengan Smart (berproses dengan ilmu), Active (bergerak dengan nilai), dan Inspiring (menginspirasi dengan akhlak). Ketiga kata itu selalu dijunjung tinggi oleh Duta UIN Jakarta. Dirinya menyampaikan, bahwa nilai yang selalu didirikan bahkan sebelum menjadi Duta UIN Jakarta adalah nilai yang diajarkan oleh orang tuanya, yaitu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Karena dengan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi bagi lingkungan sekitar akan memberikan kebaikan, dan dengan kebaikan itulah akan tercipta kedamaian dan keharmonisan. “Masa kuliah adalah masa spesial yang penuh peluang untuk tumbuh dan berkembang, Mulailah berproses dengan niat yang baik, karena setiap langkah yang kita ambil akan membentuk masa depan kita. Nikmati segala proses, bangun karakter yang kuat, dan jadikan setiap pengalaman di kampus sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik serta dapat memberikan manfaat bagi sekitar,” pesannya. (Mahendra Dewa Asmara)