RDK FM

Presiden RI Meresmikan Peluncuran GovTech Indonesia di Istana Negara. Sumber. menpan.go.id


Pada Senin (27/05), Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo resmi meluncurkan Government Technology (GovTech) yang diberi nama INA Digital di Istana Negara Republik Indonesia (RI). GovTech adalah lembaga yang akan menggerakkan keterpaduan antar tiap layanan digital pemerintah yang selama ini terpisah di ribuan platform atau aplikasi.

Menteri Koordinasi (Menko) Perkembangan Manusia dan Keorganisasian Dewan Mahasiswa Universitas (DEMA U), Mariyah Alqibtiyah menjelaskan, performa aplikasi layanan publik pemerintah selama ini tidak cukup memuaskan. Karena banyak aspek yang tidak didukung dengan aspek lain atau tidak terintegrasi, kemudian terlalu banyak aplikasi layanan terpisah sehingga menyulitkan masyarakat untuk mengaksesnya. 

“Peluncuran GovTech memang dapat menjadi angin segar, tetapi  harus diingat dan dicatat jangan hanya membuat, tetapi harus difokuskan dan terus dikembangkan agar aplikasi tersebut berjalan sesuai yang telah dirancang dan diharapkan. Selain itu, aplikasi ini belum bisa dikatakan sebagai inovasi dan gebrakan baru dari pemerintah karena pendahulunya pun sama, selalu digaungkan sebagai gebrakan tapi tidak bertahan lama dan hanya menyia-nyiakan anggaran pemerintah,” tuturnya.

Dirinya menambahkan, jika aplikasi tersebut berhasil dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat, maka bisa dikatakan sebagai gebrakan dan inovasi baru. Aplikasi tersebut akan sedikit banyak membantu dan berdampak pada mahasiswa, khususnya untuk menunjang pendidikan. Harapannya, aplikasi tersebut bisa menampung seluruh kebutuhan pelayanan masyarakat Indonesia pada saat ini dan masa depan.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Manajemen Dakwah (MD), semester enam, Zaenal Syukrilah mengatakan, pengalaman menggunakan beberapa platform digital pemerintah sudah cukup baik. Akan tetapi, masih sulit dalam hal terintegrasi antar layanan pemerintah lainnya. 

GovTech masih sangat asing bagi masyarakat awam karena sosialisasi dan perkenalannya masih kurang dari pemerintah. Pemerintah baru saja memberikan gebrakan dan inovasi baru tentang pelayanan sehingga dapat memberikan dampak positif bukan hanya masyarakat yang akan merasakan dampak tersebut, tetapi mahasiswa juga akan mendapatkan dampak positif, serta peningkatan kualitas pendukung dalam pendidikan,” jelasnya

(Rayhan Anugerah Ramadhan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *