
Talkshow daring dilakukan, membahas peran agama dalam diplomasi Sumber.dok.pribadi
Jumat (13/02), Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) UIN Jakarta, sukses menyelenggarakan talkshow online bertajuk “Belief Beyond Borders: Faith-Based Diplomacy in the Foreign Policy of Muslim Countries”. Kegiatan tersebut bertujuan membekali mahasiswa, dengan pemahaman mengenai nilai-nilai agama sebagai solusi penyelesaian konflik di tengah ketidakstabilan politik global.
Ketua Pelaksana Talkshow, Mayla Aditya Wardhani menjelaskan, pemilihan topik didasari oleh minimnya, pengetahuan mahasiswa mengenai faith-based diplomacy. Pendekatan tersebut sangat krusial, untuk menghadapi dinamika politik internasional yang semakin konfliktual.
“Menurut saya, di iklim politik internasional banyak ketidakstabilan dan semakin konfliktual. Maka, faith-based diplomacy penting untuk dipahami bahwa nilai agama bisa diimplementasikan dalam praktik politik dan diplomasi untuk menyelesaikan konflik,” jelasnya.
President of FPCI Chapter Binus University, Radite Bumi menuturkan, tantangan berupa sikap apatis masih menjadi permasalahan sebagian mahasiswa terhadap isu politik global. Namun, kehadiran FPCI bertujuan menjadi jembatan informasi yang menghubungkan generasi muda dengan para pengambil kebijakan.
“Tantangan terbesar dalam membangun kesadaran mahasiswa, adalah masih banyak orang-orang yang apatis terhadap kondisi politik global. Akan tetapi, that is what FPCI is for: to serve as an intermediary between the public and policymakers,” tuturnya.
(Selgy Deswita Isnaini)








