Perkuat Diplomasi Ekonomi, HKI Optimalkan Peran Kawasan Industri

HKI dukung penguatan optimalisasi peran kawasan industri. Sumber. neracaonline.com


Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menegaskan komitmennya mendukung penguatan diplomasi ekonomi nasional melalui optimalisasi peran kawasan industri. Upaya ini diarahkan untuk mempercepat realisasi investasi, mendorong hilirisasi industri, serta membuka lapangan kerja secara luas guna menjawab tantangan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Ilmu Hukum (IH), semester lima, Danar Adyaksa Firdausi menyampaikan, percepatan perekonomian Indonesia membawa dampak positif, sejalan dengan misi pemerintah dalam mendorong hilirisasi dan peningkatan investasi lokal. Kebijakan ini mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan kawasan industri yang berpotensi besar menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal.

“Selain itu, pelaku UMKM turut merasakan manfaat signifikan karena perkembangan industri membuka akses investasi ke wilayah yang selama ini belum tersentuh pembangunan. Dukungan terhadap kemajuan industri dan ekonomi nasional juga datang dari kalangan mahasiswa melalui inovasi, edukasi, serta keterlibatan aktif dalam berbagai program pengembangan ekonomi daerah,” ujarnya. 

Mahasiswa Fakultas Ushuluddin (FU), jurusan Ilmu Hadis, semester tiga, Intan Febrianti mengatakan, kawasan industri memiliki peran strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional karena menjadi pusat aktivitas produksi dan investasi. Keberadaan kawasan industri dinilai mampu menarik investor, mendorong industrialisasi dan peningkatan nilai tambah, memperkuat ekspor, meningkatkan daya saing nasional, serta mempercepat pemerataan pembangunan di berbagai daerah.

“Selain itu, kawasan industri berkontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja melalui penciptaan lapangan pekerjaan langsung maupun tidak langsung, pemberdayaan tenaga kerja lokal, peningkatan keterampilan, serta kerja sama dengan lembaga pendidikan dan pelatihan. Dampak signifikan juga dirasakan oleh UMKM, mulai dari meningkatnya permintaan produk dan jasa lokal, terbukanya peluang usaha baru, hingga akses yang lebih luas terhadap pasar dan pembiayaan,” pungkasnya.

(Nadine Fadila Azka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *