Tingkatkan Kualitas Riset, FDIKOM Dorong Mahasiswa Olah Data Kualitatif Menjadi Analisis Sistematik

Sesi diskusi pada Kelas umum International Public Lecture. Sumber. Dok. Pribadi


Kelas umum International Public Lecture dengan tema “Qualitatiue Data Analyisis For Undergraduate Students: Strategy To use Field Data Into Journal Article And Undergraduate Thesis.” Pada selasa (2/12), Acara ini berlangsung di Teater Prof. H. Aqib Suminto. Dengan menghadirkan narasumber kompeten, kelas umum bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang konsep dan teknik analisis data kualitatif dalam penelitian ilmiah.

Moderator kelas umum, Suhendra menjelaskan, pendekatan penelitian kualitatif dinilai sangat humanis karena  proses teknis yang konkret, mulai dari menemukan dan menyusun kode hingga akhirnya membentuk tema tema utama untuk kebutuhan penulisan ilmiah, baik artikel jurnal maupun skripsi. Strategi paling efektif untuk membantu mahasiswa mengolah data lapangan kualitatif adalah dengan memperkaya kualitas data, salah satunya melalui wawancara yang mendalam dan teknik probing.

“Selain pengumpulan data, tahap pengolahan data juga menjadi bagian yang sangat penting. Mahasiswa diajarkan secara teknis bagaimana menyusun dan mengelompokkan kode, yang kemudian dikembangkan menjadi tema-tema pembahasan dalam bab skripsi atau bagian utama artikel ilmiah,” jelasnya.

Salah satu peserta acara kuliah umum, Meisya Aini Salsabila mengungkapkan, analisis data kualitatif sangat penting karena data yang dikumpulkan tidak dituntut dalam jumlah besar, melainkan dalam kedalaman makna. Data yang diperoleh tidak hanya menjadi cerita dari narasumber, tetapi diolah menjadi bentuk analisis yang mendalam, seperti yang dibutuhkan dalam penulisan skripsi. Kedalaman analisis yang menjadikan metode kualitatif memiliki peran krusial dalam penelitian akademik.

“Dalam dunia akademik, analisis kualitatif mampu meningkatkan keterampilan menulis dan menyusun karya ilmiah secara sistematis. Sementara itu, dalam dunia kerja, kemampuan ini dapat dimanfaatkan untuk menganalisis berbagai permasalahan secara lebih mendalam,” ungkapnya.

(Nadine Fadila Azka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *