Siapkan Pendirian Ditjen Pesantren, Kemenag RI-UIN Jakarta Gelar Halaqah

Sesi diskusi bersama pimpinan-pimpinan pondok pesantren tentang pemberdayaan pesantren. Sumber. Dok. Pribadi


Pada Kamis (27/11), Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) bersama UIN Jakarta menggelar Halaqah Penguatan Kelembagaan dalam rangka Pendirian Direktorat Jenderal Pesantren Kemenag RI. Acara yang berlangsung di Auditorium Harun Nasution ini mengangkat tema “Pesantren: Ekoteologi dan Kemandirian Ekonomi Umat,” menghadirkan sejumlah tokoh penting untuk membahas isu kemandirian ekonomi dan ekologi, sekaligus merumuskan langkah strategis bagi penguatan peran pesantren di tingkat nasional.

Sekretaris Pelaksana Halaqah Penguatan Kelembagaan, Deden Mauli Darajat menjelaskan, pendirian direktorat jenderal baru patut diapresiasi karena mempertegas kehadiran negara dalam mendukung perkembangan pesantren. Pesantren dipandang sebagai sistem pendidikan 24 jam terbaik yang telah hadir jauh sebelum kemerdekaan dan tetap konsisten dalam membentuk karakter masyarakat.

“Banyak pesantren sejak lama telah menerapkan prinsip ramah lingkungan atau green pesantren. Karena itu, kampanye green penting untuk diperluas, sebagai ajakan kolektif agar seluruh pihak dapat berkontribusi dalam memperkuat komitmen keberlanjutan dan ekoteologi di lingkungan pesantren,” jelasnya.

Salah satu peserta Halaqah Penguatan Kelembagaan, Lola Syaidatul Zulha menyampaikan, isu lingkungan menjadi kebutuhan mendesak, terutama terkait pengelolaan sampah dan limbah air yang masih belum optimal. Kondisi ini memerlukan upaya yang lebih terorganisir agar pesantren mampu menjaga keberlanjutan lingkungan secara konsisten.

“Pembentukan mindset bisnis di lingkungan pesantren membutuhkan prinsip yang jelas sebagai sarana pemberdayaan, termasuk struktur organisasi yang tertata. Mengingat fokus utama pesantren adalah pendalaman agama, tantangan duniawi yang dihadapi menuntut adanya pedoman yang kuat agar setiap aktivitas berjalan selaras dengan nilai-nilai pesantren,” ujarnya.

(Safia Salsabila Putri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *