
Penampilan tarian tradisional Prancis dalam Festival Sinema Prancis 2025 FLAT UIN Jakarta. Sumber. Dok. Pribadi
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Foreign Language Association (FLAT) UIN Jakarta sukses menggelar Festival Sinema Prancis 2025,bekerja sama dengan Institut Francais Indonesia (IFI), pada Kamis (27/11). Acara ini berlangsung di Aula Madya lantai dua dengan menonton bersama film animasi horor berjudul Petit Vampire karya Joann Sfar. Selain itu, penampilan tarian tradisional Prancis juga dipertontonkan guna memperdalam esensi kebudayaan Prancis.
Ketua bidang kebahasaan FLAT UIN Jakarta, Muhammad Alfin Hafidz menjelaskan, tujuan diadakannya acara ini adalah untuk mewadahi mahasiswa yang tertarik dengan bahasa Prancis. Walaupun bentuk kegiatannya hanya berupa pemutaran film, acara tersebut tetap menjadi ruang apresiasi dan pembelajaran bagi mahasiswa melalui penampilan tradisional Prancis.
“Kesuksesan acara terlihat dari banyaknya peserta yang hadir, tidak hanya dari anggota FLAT, tetapi juga dari mahasiswa lain yang merasa terwadahi oleh kegiatan ini. Meski demikian, suksesnya acara ini tidak luput dari peran IFI yang telah cukup lama bekerja sama dengan FLAT dalam berbagai acara,“ jelasnya.
Salah satu peserta Festival Sinema Prancis 2025, Muhammad Reziq Hafizh mengungkapkan, acara ini memiliki keunikan tersendiri karena berbeda dari kegiatan kampus pada umumnya. Meskipun kurang menyukai film bergenre kartun, dirinya tetap mengapresiasi sajian yang ditampilkan, terutama karena gaya animasi klasiknya masih dipertahankan dengan baik.
“Meski gaya klasik animasinya masih dipertahankan dan alur ceritanya menarik, menurut saya masih ada kekurangan dari animasi ini. Mulai dari referensi karakter yang terasa monoton seperti animasi horor lain, hingga unsur horor yang terlalu berlebihan sehingga kurang cocok untuk kategori film anak,” ungkapnya.
(Mahendra Dewa Asmara)





