
Para pemimpin negara-negara BRICS berkumpul di Rio de Janeiro, Brasil, sebagai tanda dimulainya kerja sama strategis BRICS 2025. Sumber. stimson.org
Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, resmi menyatakan komitmen menjalin kerja sama dengan negara-negara anggota BRICS yang terdiri atas Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan. Kerja sama ini ditujukan untuk memperkuat posisi ekonomi dan politik global sekaligus membuka peluang bagi perluasan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), jurusan Akuntansi, semester lima, Muhammad Rafi mengungkapkan, kerja sama Indonesia dengan negara-negara BRICS berpotensi membawa dampak positif sekaligus tantangan tersendiri. BRICS dinilai memiliki kekuatan besar di bidang ekonomi, sehingga Indonesia perlu mampu menempatkan diri secara strategis dalam menjalin hubungan tersebut.
“Indonesia juga harus menjaga keseimbangan dalam bekerja sama, baik dengan BRICS maupun dengan negara asing lainnya. Hal ini penting karena Indonesia masih memerlukan kemitraan internasional yang lebih luas. Rafi berharap, kerja sama ini tidak menggeser posisi Indonesia sebagai negara non-blok ataupun menimbulkan potensi konflik baru yang justru dapat menambah jumlah pihak yang berseberangan dengan Indonesia,” ungkapnya.
Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FITK), jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), semester tiga, Alin Nur Salsabila mengatakan, kerja sama Indonesia dengan BRICS dapat membuka peluang besar di bidang pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Kerja sama ini berpotensi menambah jumlah beasiswa, menghadirkan program pertukaran pelajar, serta memperluas kolaborasi riset dengan negara anggota BRICS.
“Di sisi lain, mahasiswa dituntut untuk siap menghadapi persaingan global yang semakin ketat. Kerja sama ini juga diyakini mampu mendorong perkembangan ekonomi pasar dunia dan pembangunan infrastruktur, meskipun tantangan utama tetap terletak pada kemampuan Indonesia mengelola perekonomian secara mandiri dan terstruktur,” pungkasnya.
(Nayla Putri Kamila)





