Wujudkan Kedaulatan Rakyat: Aksi Buruh Berakhir Duka, Pengemudi Ojol Tewas

Ribuan pengemudi ojek online (Ojol) melakukan aksi unjuk rasa, yang disebut sebagai upaya “mewujudkan kedaulatan rakyat”. Sumber. oto.detik.com


Massa buruh menggelar aksi demonstrasi bertajuk Wujudkan Kedaulatan Rakyat, Hapus Penindasan, dan Penghisapan di depan Gedung DPR RI pada Rabu (28/8). Aksi ini dipimpin oleh Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) bersama koalisi serikat pekerja dan Partai Buruh dari berbagai daerah. Namun, insiden tragis terjadi ketika seorang pengemudi ojek online (Ojol) tewas setelah terlindas mobil Brimob pada malam hari saat aksi berlangsung.

Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Ilmu Hukum (IH), semester lima, Ahmad Wira Prasetyo, menuturkan, peristiwa itu mencerminkan lemahnya perlindungan keselamatan nyawa di jalan. Kejadian ini menunjukkan bahwa nyawa yang seharusnya menjadi prioritas utama sering diabaikan. Kondisi tersebut menjadi peringatan bagi semua pihak untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas.

“Masyarakat menilai peristiwa itu tidak bisa ditoleransi karena menyangkut hak asasi setiap manusia. Perlindungan terhadap nyawa harus dijadikan tanggung jawab bersama. Hal ini menegaskan pentingnya penegakan hukum dan edukasi keselamatan di jalan raya,” tuturnya.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Ilpol), jurusan Sosiologi, semester lima, Fikri Muhammad Hakim menyampaikan, insiden yang menewaskan pengemudi ojek online menjadi pengingat penting bagi aparat Kepolisian Republik Indonesia. Aparat harus selalu memprioritaskan keselamatan warga sipil dalam setiap tindakan. Hal ini menekankan perlunya tanggung jawab penuh saat menjalankan tugas.

“Setiap tindakan aparat kepolisian seharusnya tidak hanya mengikuti prosedur, tetapi juga menerapkan prinsip kemanusiaan dan keadilan. Selain itu, pengawasan dari seluruh instansi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat juga sangat penting. Kejadian ini harus dituntaskan seadil-adilnya sesuai dengan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia yang berlaku,” ujarnya.

(Yuzka Al-Mala)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *